Fiksi
Bende Mataram 13
Di tengah sorak sorai bergemuruh serangan Kusuma Winata tiba-tiba berubah. Kedua tangannya naik turun dengan cepat, tapi tunak seakan-akan tak bertenaga. Nampaknya seperti kanak-kanak bermain-main. Sebenarnya berbahaya luar biasa. Sebab itulah yang dinamakan pukulan lunak dari jauh. Tiada suara sama sekali, tetapi tiba-tiba sudah menghantam sasaran yang dikehendaki.nnnnUntuk menangkis pukulan tanpa suara itu, Andangkara menggunakan bentakan-bentakan dengan disertai pukulan keras. Selanjutnya mereka bertarung melalui beberapa puluh jurus dengan mempertunjukkan kemahiran serta keahliannya masing-masing. Sampai pada suatu saat tibalah pada babak penentuan.
| B02609 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain