Text
Pribadi di Atas Garis : Ketika Pribadi Lebih dari Profesi
"Josefin adalah gadis muda yang nggak neko-neko; sederhana, taat beribadah, dan tidak ambisius seperti layaknya gadis seusianya. Padahal dia cantik; rambut panjang hitam legam, wajah cantik tanpa riasan make up, tubuh tinggi di atas rata-rata perempuan Indonesia. Modal yang lebih dari tubuh tinggi di atas rata-rata perempuan Indonesia. modal yang lebih dari cukup untuk memasuki dunia entertaiment. Cukup sulit menyakinkan Epin bahwa dia punya potyensi untuk menjadi model kala itu. Saya dan kakak perempuan saya harus extra 'cerewet' untuk sekedar mengajaknya ke studio foto misalnya. Bahkan untuk bajupun harus kami yang bantu mmpersiapkan. Saya memahami, beratnya perjuangannya berada di dunia model yang penuh intrik dan persaingan. Apalagi kemenangannya sebagai wakil Indonesia ke ajang internasional ke ajang Internasional Elite Model Look di Niece Perancis. Banyak yang mencibir karena dia benar-benar tidak memiliki pengalaman sebelumnya, sementara kompetitornya rata-rata sudah memiliki jam terbang professional, ditambah perjuangan secara psikologis yang bisa jadi lebih berat. Pada akhirnya dia berhasil melalui semuanya dengan sangat baik dan di luar dugaan, adalah Pemenang. Josefin tidak pernah berubah. Dia tetap pribadi sederhana, taat beribadah, sayang keluarga dan tidak ambisius. Bila pada akhirnya dia memutuskan untuk tidak melanjutkan karir modelnya, itu adalah sebuah pilihan hidup yang sangat saya hargai. Saya yakin semua pengalaman dan prestasi yang pernah dia genggam, akan menjadi salah satu episode indah, bukan hanya untuk dikenang, tapi juga bermanfaat untuk kehidupan pribadi, keluarga, dan orang-orang di sekitarnya. Semoga...
| B00596 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain