Text
Tuan Romansa
"Semua rasa yang terlahir ini selalu aku utarakan kepada Tuhan. Sebagai tempat terbaik juga bijaksana Siapa aku? Aku adalah kamu yang membaca naskah ini. Bahkan mungkin kamu lebih dahulu menjadi aku,nnnndan kini aku sedang membaca naskahmu.nnnnKalian tahu? Jaket yang pernah aku tuangkan parfum Saira tak pernah aku cuci Wanginya cukup untuk aku ciptakan sebuah mimpi di malam lelap. Aku memeluk Saira:nnnn"Seandainya inndu dapat aku beri tandu sudah aku angkat ia menjauhimu, dari waktu itu dari waktu aku belum mengenalimufnnnnJika runtuhnya cinta tak mampu tertahan, maka runtuhlah hingga puing terakhir Jangan sisakan tangis di dalamnya.nnnnKarenanya, perih yang muncul bukan dari runtuhnya cinta, tetapi dari puing sisa rasa yang ada."
| B00156 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain