Text
Bulan di Atas Belo
Buku ini berisi sekumpulan puisi Putu Oka SukantannCerita Pendeta YettynnnnPandangnya menerawang jauh,nnseolah meniti jalan setapak ke masa kecilnyannmenyeberangi laut kembali ke kampung di Sumba.nnBola mata berkaca-kaca, sebelum bercerita.nnnn“Saya mengintip, suatu pagi dingin,nnpenjara yang melantunkan lagu gerejannmenyambut kematian dengan damainnpenyerahan diri kepada penebus dosa.”nnnnYetty terdiam kembali, seolah mencari halaman masa lampau yang belum using tetapi direkat oleh kegamangan dan kekhawatiran.nn“Seorang pendeta memimpin mereka bernyanyi,nnpara tahanan, tujuh belas orang sudah siap dibawa pergi ke pantai.”nnnnPendeta Yetty terdiam kembali.nnsepi yang nyeri.nn“Kemudian mereka ditembak mati, di tepi pantai sesudah diberkati sambil menerima bisikan:nn-sakitnya sebentar saja-nnmereka bernyanyi, sampai suaranya dihentikan peluru serdadunnyang dihidupi hasil petani yang ditembak mati.nnSampai ke ujung-ujung tanah airnndarah mengalirnnditimbun lumpur banjir.nn
| B00197 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain